Partisipasi Veda Praxis dalam Mendukung Penerapan ISO 31000 sebagai Standar Penerapan Manajemen Risiko

Oleh : 
Denny Tan - Account Relationship Management

Menanggapi perkembangan bisnis di berbagai sektor industri yang semakin bergerak cepat, setiap perusahaan dan organisasi dituntut untuk mengambil keputusan yang tanggap, tepat dan fleksibel. Namun, risiko (expected risk) dan ketidakpastian (unexpected risk) atas berbagai proses dan kegiatan bisnis adalah hal yang kerap kali menghambat objektif dari sebuah perusahaan maupun organisasi. Oleh itu, diperlukan sebuah standar yang applicable untuk diterapkan oleh semua perusahaan dan organisasi. Standar ini diturunkan melalui sebuah pedoman generik dan struktur yang dapat membantu perusahaan dan organisasi menghadapi risiko dan ketidakpastian tersebut melalui sebuah pengelolaan yang terintegrasi. Salah satu pedoman manajemen risiko yang dapat diterapkan adalah ISO 31000.   

ISO 31000 adalah suatu standar implementasi manajemen risiko yang diterbitkan oleh International Organization for Standardization pada tahun 2009. Untuk mendapatkan pemaparan lebih lanjut mengenai ISO 31000 bagi pelaku industri, Veda Praxis mendapatkan kesempatan untuk menjadi salah satu pembicara dalam Risk Management Forum yang diselenggarakan oleh The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) pada tanggal 9 November 2017 di Jakarta. Veda Praxis diwakili oleh Syahraki Syahrir yang merupakan Risk Management Expert selama lebih dari sepuluh tahun. Hadir sebagai pembicara lain yaitu Mohammad Mukhlis selaku anggota Komtek 03-10 Manajemen Risiko. Hendro Kusumo dari Badan Standardisasi Nasional, Osman Syarif selaku VP Risk Management dari Pelindo II, Agung Yunanto dari PT Semen Indonesia Tbk dan Bernado A. Mochtar selaku Head of Enterprise Risk Management PT ABM Investama Tbk.

Forum ini dihadiri oleh lebih dari 60 peserta dari berbagai sektor industri, misalnya financial technology, perbankan, sekuritas, dan pasar modal. Kebutuhan pengetahuan mengenai ruang lingkup dan penerapan ISO 31000, tergambar melalui antusiasme peserta dalam berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan. Melalui informasi penerapan ISO 31000, diharapkan dapat membantu perusahaan dan organisasi dalam memperbaiki dan mengidentifikasi peluang dan ancaman yang mungkin dihadapi sehingga tujuan bisnis dapat tercapai. Penetapan manajemen risiko yang terintegrasi merupakan langkah awal dalam memberikan nilai tambah pada perusahaan maupun organisasi. Semoga forum ini tidak hanya menjadi media diskusi, namun juga dapat memberikan kebermanfaatan bagi berbagai pelaku industri, serta pihak - pihak yang terlibat di dalamnya.