Penerapan & Pengelolaan Manajemen Risiko

Pengelolaan risiko pada Industri Perbankan dan Keuangan ditujukan untuk mengelola ketidakpastian dan ancaman yang dapat mengganggu operasional atau menghambat tercapainya tujuan perusahaan. Oleh karena itu, penerapan Manajemen Risiko membutuhkan pendekatan dan metodologi terstruktur yang mengacu pada standar yang berlaku umum. Dengan menyesuaikan proses dan aktivitas Manajemen Risiko sesuai dengan karakteristik usaha masing-masing, Manajemen Risiko menjadi salah satu pilar penopang dalam upaya mencapai Tata Kelola yang baik (Good Corporate Governance). Untuk mendukung penerapan Manajemen Risiko pada BPR, Otoritas Jasa Keuangan telah menetapkan Peraturan nomor 13/POJK.03/2015 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Perkreditan Rakyat. POJK ini menyediakan prinsip dan panduan untuk penerapan Manajemen Risiko.

PENYUSUNAN PEDOMAN DAN

KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO

Membantu BPR dalam memulai implementasi Manajemen Risiko sesuai dengan POJK No.13/POJK.03/2015. Layanan meliputi jasa konsultasi dan dokumentasi sesuai dengan karakteristik masing-masing BPR, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan membantu pelaporan pada OJK.

ANALISIS PROFIL RESIKO

Membantu BPR dalam melakukan assessment risiko sehingga dapat menentukan profil resiko BPR. Hasil assesment digunakan untuk saran dan perbaikan.

IMPLEMENTASI TOOLS MANAJEMEN RISIKO

Membantu BPR dalam mengimplentasikan tools manajemen risiko.