Proses Pemenuhan Kebutuhan Ekonomi yang Terdigitalisasi

Oleh : 
Denny Tan - Account Relationship Management

 

“Digital marketing tumbuh sebagai respons dari adanya digital consumer-behavior;

proses pemenuhan kebutuhan yang “praktis” adalah konsep lifestyle paling relevan untuk dijual kepada masyarakat modern saat ini.”

 

Dalam kurun waktu kurang dari sepuluh tahun, pesatnya pertumbuhan informasi berbasis digital  telah membawa pergeseran terhadap berbagai strategi komunikasi industri, termasuk marketing. Kegiatan marketing berbasis media digital dianggap lebih relevan untuk digunakan di era seperti sekarang mengingat jangkauan penyampaian informasi yang lebih luas, biaya yang lebih murah, dan proses yang lebih cepat (real time). Perolehan transaksi yang jelas dan terukur membuat model strategi marketing ini lebih efektif dari segi ROI (return of investment) jika dibandingkan dengan model strategi marketing lainnya.

Mengingat fenomena digital marketing merupakan sebuah konteks yang kompleks, ada banyak hal yang masih bisa dieksplorasi dalam implementasi digital marketing. Praktisi marketing di Indonesia percaya bahwa konteks pemenuhan kebutuhan ekonomi masyarakat melalui media digital (secara online) merupakan kombinasi  dari 3 komponen yang saling berhubungan yakni pengalaman customermarketing konten, dan platform mobile.

Pengalaman Customer

Setiap customer yang berusaha memenuhi kebutuhan ekonomi melalui media digital umumnya memiliki tujuan untuk mencari barang, pekerjaan, memenuhi kewajiban pembayaran, maupun pemenuhan ekonomi lain. Hal pertama yang perlu dilakukan perusahaan untuk memberikan pelayanan terbaik adalah melalui personalisasi layanan dan memperlakukan customer sebagai individu. Oleh karena itu, proses identifikasi dan verifikasi data diperlukan melalui proses digitalisasi.

Setelah mengidentifikasi customer, perusahaan juga perlu memahami tingkah laku (behavior) dan mengidentfikasi faktor pendorong dan penarik bagi customer saat  melakukan sebuah transaksi. Faktor ini dapat meliputi kebiasaan, budaya, lingkungan sosial, bahkan daya beli. Melalui cara ini, perusahaan dapat membangun customer engagement.

Konten Marketing & Platform Mobile

Dalam pelaksanaannya, konten marketing melingkupi seluruh proses kegiatan marketing mulai dari perencanaan, pembuatan, hingga pendistribusian informasi. Adapun tujuan dari kegiatan konten marketing adalah membangun brand awareness untuk menarik masyarakat mengenal profil produk perusahaan, dan memiliki ketertarikan untuk menjadi customer.

Di era kemajuan teknologi seperti sekarang ini, konten marketing tidak lagi membicarakan tiga aspek hal di atas namun juga memperhatikan media untuk penyampaian informasinya. Contoh media yang paling marak digunakan berbagai perusahaan saat ini adalah dengan platform mobile advertising. Maraknya mobile advertising tumbuh atas respons perilaku customer yang semakin sering mengonsumsi informasi dari online platform, terutama pada masyarakat perkotaan. Lebih dari 80% mobile advertising diakses oleh masyarakat di ponsel maupun tablet mereka saat mengisi waktu senggang, misalnya saat macet di jalan atau saat menunggu.

Kebutuhan akan informasi yang semakin mudah tidak lagi membuat customer menjadi penonton pasif, namum customer sendiri yang mencari informasi apa melalui media apa. Hal ini menjadi keunggulan media online dan mobile advertising dibandingkan media lainnya.

Adaptivitas Perusahaan dalam Memahami Customer adalah kuncinya

Revolusi digital merupakan hal yang tidak dapat dihindarkan mengingat kemudahan dan efisiensi yang didapatkan customer dalam mengakses kebutuhan mereka. Setiap perusahaan hendaknya bersiap dalam menghadapi kebiasaan dan perilaku customer yang mengalami perubahan dalam memenuhi kebutuhan mereka. Saat ini, digital tidak lagi berbicara mengenai kemajuan teknologi, namun digitalisasi kebutuhan ekonomi merupakan bagian dari trend dan gaya hidup masyarakat yang terus berkembang.

Pada dasarnya, media pemenuhan kebutuhan customer yang semakin berkembang secara teknologi merupakan bentuk kemajuan yang pertumbuhannya sejalan dengan trend, minat dan gaya hidup. Sudah sepatutnya pelaku industri juga menjadi melek akan kebutuhan customer yang tidak hanya beriorentasi atas produk maupun profit, namun proses pemenuhan kebutuhan yang mudah, murah dan cepat. Penyelenggaraan teknologi informasi dan komunikasi yang applicable dan praktis merupakan jawaban atas pemenuhan kebutuhan – kebutuhan digitalisasi industri yang semakin berkembang pesat dan tidak hanya bertumpu pada pemenuhan customer sebagai trend, namun perlu diimbangi dengan keselarasan industri dalam mengatur strategi dan marketing tools yang efisien, terukur dan tepat sasaran.