Tahun 2020 akan segera memasuki bulan ke lima, namun setengahnya nyaris kita habiskan dengan physical distancing, di mana sebagian pekerja (khususnya di Ibukota Jakarta) melakukan pekerjaannya dari rumah. Ya, Indonesia memang terkena dampak pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) sejak awal Maret 2020. Hingga teaser hasil Survei ini disusun pada 20 April 2020 pukul 9:37 WIB, terdapat 6.575 kasus positif COVID-19 di Indonesia, di mana 46,11% terjadi di DKI Jakarta.

Physical distancing merupakan upaya untuk “flatten the curve”, yaitu usaha serentak untuk menghindari risiko penularan dan kematian yang bisa meningkat apabila jumlah penderita berada di luar kapasitas tenaga medis pada suatu daerah. Salah satu bentuk konkret dari upaya ini adalah mengubah pengaturan kerja menjadi working from home atau yang biasa disingkat WFH. Tujuan dari survei ini adalah untuk mendapatkan gambaran mengenai penggunaan teknologi pasca diterapkannya norma physical distancing dan pengaturan kerja WFH.

Survei ini melibatkan 1.181 responden yang berhasil dikumpulkan selama periode Survei, yaitu tanggal 13 hingga 16 April 2020. Profil responden dapat dikelompokkan menjadi beberapa kombinasi berdasarkan demografis dan pengaturan kerja setelah saat COVID-19 terjadi.

Download PDF   Teaser Hasil Survey COVID-19, WFH, & PERILAKU PENGGUNAAN TEKNOLOGI