Dukungan Veda Praxis untuk Mendorong Transformasi Digital BPD Seluruh Indonesia (BPD-SI)

by | May 30, 2022 | Teknologi | 0 comments

Digitalisasi pada sektor perbankan tidak berhenti setelah diluncurkannya ATM dan mobile banking. Sebagai agen pembangunan daerah, Bank Pembangunan Daerah (BPD) mengupayakan transformasi digital untuk mencari jalan-jalan yang inovatif dalam melayani stakeholders. Adapun lingkup transformasi digital yang direncanakan mencakup berbagai aspek dan aktivitas perbankan, mulai dari transaksional hingga back office.

Sebagai perusahaan jasa konsultasi yang telah membantu penyusunan IT Strategic Plan, Digital Transformation Roadmap, dan perizinan electronic channel sejak tahun 2007, Veda Praxis terus berkomitmen untuk mendampingi strategi digitalisasi sektor perbankan di Indonesia, khususnya BPD.

Setelah peluncuran Cetak Biru Tranformasi Digital Perbankan pada tanggal 26 Oktober 2021 oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Veda Praxis menyambut ajakan dari Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) untuk mendiskusikan implementasi Cetak Biru tersebut bagi BPD-SI. Kegiatan ini dimulai dari kajian internal yang dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan focus group discussion (FGD) dan jajak pendapat.

Pada 8 Desember 2021 bertempat di Bali, Veda Praxis memandu fungsi-fungsi yang membawahi teknologi informasi (TI) dan operasional dalam pengumpulan ide dan aspirasi transformasi digital. Kegiatan ini dilakukan dengan metode FGD yang menghasilkan elemen penting yang harus diperhatikan oleh BPD saat melakukan transformasi digital, yaitu:

  • Value yang akan didapatkan oleh BPD dengan melakukan transformasi digital.
  • Karakteristik generik bank digital yang akan dicapai melalui transformasi digital.
  • Pilar-pilar yang harus dibangun oleh BPD untuk menopang transformasi digital.
  • Landasan-landasan transformasi digital yang harus dimiliki untuk menggawangi harmonisasi tata kelola, risiko, dan aspek kepatuhan (GRC) saat transformasi digital.
  • Bentuk transformasi digital yang dijalankan oleh BPD, yaitu berupa improvement (perbaikan berkesinambungan) dan innovation (pengembangan ide baru berbasis teknologi).

Pengumpulan ide dan aspirasi tersebut diterjemahkan ke dalam building block “Go Digital”. Building block ini dicanangkan menjadi peta utama bagi upaya transformasi digital karena mencerminkan unsur inovatif namun tidak meninggalkan aspek kehati-hatian dan tata kelola yang baik. Sebagai langkah lanjutan untuk finalisasi building block, pada 9 Desember 2021, building block ini dipaparkan kepada direksi BPD-SI untuk mendapatkan umpan balik.

Building block transformasi digital BPD-SI dilengkapi dengan langkah-langkah penerapan berupa inisiatif, roadmap, dan kerangka kolaborasi. Seluruh elemen ini menjadi kesatuan Cetak Biru Transformasi BPD-SI yang searah dan tidak bertentangan dengan Cetak Biru Tranformasi Digital Perbankan. Dengan adanya building block dan panduan implementasi yang kohesif dengan tuntutan transformasi digital dari OJK, diharapkan seluruh BPD dapat menjalankan transformasi digital sesuai dengan kapabilitas dan kecepatan yang dimiliki, namun tetap berujung pada nilai maturity yang disyaratkan oleh OJK.

Setelah melalui tahap jajak pendapat pada 25 Januari dan tahap penyempurnaan, Veda Praxis menyerahkan Cetak Biru Transformasi Digital BPD-SI kepada Asbanda, yang terdiri dari 3 (tiga) buku:

  • Buku 1 – Building Block Transformasi Digital BPD-SI, yang menjelaskan kerangka kerja Digital BPD-SI sebagai panduan utama bagi BPD untuk dapat melakukan strukturisasi atas inisiatif-inisiatif tranformasi digital.
  • Buku 2 – Quick Win dan Inisiatif Tranformasi Digital BPD-SI, yang menyediakan inisiatif-inisiatif program serta proyek bagi BPD-SI, termasuk Quick Win yang dapat dilaksanakan secara segera oleh BPD-SI.
  • Buku 3 – Collaboration Model Transformasi Digital BPD-SI, yang menggambarkan model kolaborasi, alur proses dan standar kerja kolaborasi yang dapat digunakan oleh BPD-SI dalam merencanakan, mengeksekusi dan memonitor kegiatan kolaborasi BPD-SI.

Bertempat di Hard Rock Hotel, Bali, pada 25 Mei 2022, Asbanda resmi menyerahkan Cetak Biru Transformasi Digital BPD-SI kepada seluruh BPD. Serah terima ini dilakukan oleh Bapak Supriyatno selaku Ketua Umum Pengurus Asbanda 2020-2024 kepada Bapak Fidry Arnaldy, Direktur Utama Bank DKI, yang mewakili BPD-SI.

Veda Praxis akan terus berkomitmen mendampingi BPD-SI untuk bertransformasi, menjalankan perannya sebagai agen pembangunan daerah, serta memanfaatkan teknologi-teknologi berkembang untuk berinovasi. Dengan adanya Cetak Biru Transformasi Digital BPD-SI, semoga cita-cita dan amanat yang disampaikan kepada BPD-SI dapat terwujud dengan cepat dan efisien.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published.