Pandemi global akibat Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) telah memicu prediksi perubahan perilaku dalam menggunakan teknologi. Hal tersebut disebabkan norma physical distancing serta kegiatan kerja dan belajar dari rumah (WFH) yang telah menempatkan teknologi sebagai alat bantu dan media interaksi. Untuk meninjau perilaku penggunaan teknologi dalam masa ini, kami melakukan sebuah survei yang secara spesifik mengangkat tema perilaku dan persepsi penggunaan teknologi.

Melalui survei ini, diketahui bahwa responden yang telah menjalani WFH memiliki persepsi yang lebih positif terhadap pengaturan kerja tersebut ketimbang responden yang saat ini masih melakukan pekerjaan dari lokasi kerja. Namun bukan berarti WFH dapat dijalankan tanpa konsekuensi terhadap performance, karena responden mengakui bahwa kesulitan terbesar adalah koordinasi dengan rekan kerja.

Ditinjau dari lifestyle, ternyata adopsi teknologi untuk kehidupan sehari-hari (baik untuk melakukan pesan antar maupun belanja kebutuhan harian) tidak sebesar adopsi teknologi untuk kebutuhan bekerja. Generasi Baby Boomers dan Generasi Z mengalami techno-hesistancy, yaitu keraguan untuk mencoba teknologi baru. Di samping itu, ternyata penggunaan layanan pesan antar melalui aplikasi relatif menurun setelah responden melakukan pekerjaannya dari rumah.

Silahkan download hasil survei ini untuk mendapatkan informasi lebih lengkap. Kami berharap survei ini dapat memberikan manfaat bagi partisipan yang terlibat, bisnis, akademisi, maupun masyarakat luas. Kami menyediakan channel untuk berdiskusi dan memberikan tanggapan mengenai hasil survei ini melalui:

WhatsApp: https://wa.me/6281919138332

E-mail: info@vedapraxis.com 

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *