Payment gateway yang memang sudah mulai menjamur penggunaannya di sebagian populasi penduduk Indonesia semakin terakselerasi pada 1,5 tahun terakhir akibat Pandemi COVID-19. Masyarakat yang menghindari transaksi dalam bentuk fisik berperan besar terhadap kenaikannya yang sangat signifikan.

Sejak diluncurkan sebagai sarana pendukung dalam transaksi pembayaran digital, SNAP dan QRIS adalah instrumen yang akan mengantar Digitalisasi Indonesia ke level yang lebih maju. Diperkirakan dengan semakin berkembangnya implementasi SNAP dan QRIS pada teknologi fintech serta dengan regulasi yang diterbitkan di dunia perbankan maka geliat Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia akan semakin optimal. Harapan ke depannya yaitu layanan dari semua pilar akan lebih mudah diakses oleh semakin banyak orang dan hasilnya terasa oleh seluruh penduduk Indonesia.

Hamzah Ritchi (Research Partner Veda Praxis) kali ini menuliskan bagaimana SNAP dan QRIS memberikan kejutan dan arahan bagi payment gateway di Indonesia terutama dari perspektif pelaksanaan dan risiko-risiko yang akan muncul pada pengaplikasiannya.